Dua bulan terakhir ini saya disibukkan untuk mencari uang receh (pecahan logam) setelah beberapa tempat dicoba untuk penukaran, pada akhirnya ditemukan juga tempat penukaran yang dijamin stock nya cukup dan selalu ada yaitu nukar uang ke Pengemis jalanan. Pada saat itulah pandangan saya terhadap pengemis berubah. Sebelumnya (mungkin sampai sekarang tetap tetapi sedikit ambigu) saya berpandangan bahwa mereka kelompok pemalas dan tidak tau malu, begitu tercengang saya setelah suatu hari saya menyodorkan uang 20 ribu untuk ditukarkan recehan logam 100 rupiah pada pengemis di perempatan Dinoyo Malang begini jawabnya " Pak ini ada recehan Rp. 100 sebanyak 30 ribu, yang Rp. 500,- sebanyak 50 Ribu, Bapak mau tukar semua ?" Gendeng.... batin saya.... baru jam 4 sore mereka sudah mengumpulkan uang receh sebesar 80 ribu, belum uang lembaran seribuan yang saya lihat disimpan didompet........
Omset Besar :
Dari pengelaman dan pantauan Saya, dalam sehari rata-rata para pengemis yang berada di bebera perempatan di Kota Malang beromset sekitar 90 - 100 rb per hari, yang artinya perbulan bisa mencapai Rp. 3.000.000,- per bulan, suatu jumlah yang tidak sedikit untuk jenis pekerjaan yang hanya membutuhkan ketelatenan dan sentukan peran/sandiwara (wajah memelas). jika dibandingkan dengan profesi lainnya seperti Guru, Dosen, Tukang senior, dan yang lainnya Jelas Profesi Pengemis sangat menguntungkan.
Prospek Kedepan :
Prospek prefesi pengemis dimasa yang akan datang semakin MONCER.... hal ini bisa dianalisis dari beberapa alasan sebagai berikut :
- Semakin Ekonomi Indonesia membaik berarti semakin banyak orang yang berpenghasilan meningkat, orang-orang tersebut akan semakin banyak membelanjakan keuangannya untuk kebutuhan sosial yang salah satunya adalah kepada pengemis. Belanja amal tersebut juga semakin tinggi seiring meningkatnya tingkat spiritual masyarakat.
- Semakin banyak orang punya kendaraan pribadi, semakin hargaidri meningkat, gengsi meningkat, jadi memberi uang receh ke pengemis didasari atas harga diri dan gengsi.
Keseimbangan Dunia :
Ternyata Allah maha Agung, Allah Maha Besar dan Allah Maha segalanya, Beliau telah menciptakan langit dan Bumi secara sempurna dan penuh dengan keseimbangan. Para pengemis telah diposisikan oleh Allah sebagai jalan bagi orang-orang yang mampu untuk meramal. Pengemis juga diposisikan sebagai pihak yang bertugas mengumpulkan uang-uang receh dan ditukarkan kepada orang yang membutukan uang receh seperti Saya. Jadi Seperti ada siang dan malam, ada baik dan jelek, ada sabar dan pemarah. Jadi kayaknya kalau nggak ada pengemis banyak orang kaya yang bingung menyalurkan dananya untuk beramal. Hanya saja sampai sekarang saya sendiri masih bingung apakah Pondok pesantren, lembaga Amil zakat dan lainnya yang sejenis, tatkala mereka datang dari rumah kerumah, dari Bus ke Bus, dari ATM ke ATM yang lain dengan meminta-minta sumbangan melalui serat dan amplop juga dapat dikategorikan PENGEMIS....... ? terserah dari sudut pandang mana yang dipakai.......
Kesimpulannya adalah, Fakta bahwa profesi pengemis adalah salah satu profesi yang lagi ngetren dan sangatlah mempunyai prospek bisnis yang menarik sekarang dan dimasa mendatang, tanpa modal yang cukup berarti yang penting kemauan dan sedikit pandai berakting dan tidak punya malu..... anda semua bisa jadi pengemis, TAPI SAYA TIDAK MENYARANKAN ANDA UNTUK MENGIKUTINYA Kecuali....... Memang sudah Kebangetan.......
Meski demikian pengemis masih diperlukan sebagai bagian dari keseimbangan Dunia.......


