Sabtu, November 07, 2009

PROSPEK BISNIS : PROFESI PENGEMIS


Pr0fesi Menggiurkan :

Dua bulan terakhir ini saya disibukkan untuk mencari uang receh (pecahan logam) setelah beberapa tempat dicoba untuk penukaran, pada akhirnya ditemukan juga tempat penukaran yang dijamin stock nya cukup dan selalu ada yaitu nukar uang ke Pengemis jalanan. Pada saat itulah pandangan saya terhadap pengemis berubah. Sebelumnya (mungkin sampai sekarang tetap tetapi sedikit ambigu) saya berpandangan bahwa mereka kelompok pemalas dan tidak tau malu, begitu tercengang saya setelah suatu hari saya menyodorkan uang 20 ribu untuk ditukarkan recehan logam 100 rupiah pada pengemis di perempatan Dinoyo Malang begini jawabnya " Pak ini ada recehan Rp. 100 sebanyak 30 ribu, yang Rp. 500,- sebanyak 50 Ribu, Bapak mau tukar semua ?" Gendeng.... batin saya.... baru jam 4 sore mereka sudah mengumpulkan uang receh sebesar 80 ribu, belum uang lembaran seribuan yang saya lihat disimpan didompet........

Omset Besar :
Dari pengelaman dan pantauan Saya, dalam sehari rata-rata para pengemis yang berada di bebera perempatan di Kota Malang beromset sekitar 90 - 100 rb per hari, yang artinya perbulan bisa mencapai Rp. 3.000.000,- per bulan, suatu jumlah yang tidak sedikit untuk jenis pekerjaan yang hanya membutuhkan ketelatenan dan sentukan peran/sandiwara (wajah memelas). jika dibandingkan dengan profesi lainnya seperti Guru, Dosen, Tukang senior, dan yang lainnya Jelas Profesi Pengemis sangat menguntungkan.

Prospek Kedepan :
Prospek prefesi pengemis dimasa yang akan datang semakin MONCER.... hal ini bisa dianalisis dari beberapa alasan sebagai berikut :
  1. Semakin Ekonomi Indonesia membaik berarti semakin banyak orang yang berpenghasilan meningkat, orang-orang tersebut akan semakin banyak membelanjakan keuangannya untuk kebutuhan sosial yang salah satunya adalah kepada pengemis. Belanja amal tersebut juga semakin tinggi seiring meningkatnya tingkat spiritual masyarakat.
  2. Semakin banyak orang punya kendaraan pribadi, semakin hargaidri meningkat, gengsi meningkat, jadi memberi uang receh ke pengemis didasari atas harga diri dan gengsi.
dua alasan tersebut rasanya cukup sebagai dasar jastifikasi bahwa prospek profesi pengemis akan mengalami kenaikan dimasa yang akan datang.

Keseimbangan Dunia :
Ternyata Allah maha Agung, Allah Maha Besar dan Allah Maha segalanya, Beliau telah menciptakan langit dan Bumi secara sempurna dan penuh dengan keseimbangan. Para pengemis telah diposisikan oleh Allah sebagai jalan bagi orang-orang yang mampu untuk meramal. Pengemis juga diposisikan sebagai pihak yang bertugas mengumpulkan uang-uang receh dan ditukarkan kepada orang yang membutukan uang receh seperti Saya. Jadi Seperti ada siang dan malam, ada baik dan jelek, ada sabar dan pemarah. Jadi kayaknya kalau nggak ada pengemis banyak orang kaya yang bingung menyalurkan dananya untuk beramal. Hanya saja sampai sekarang saya sendiri masih bingung apakah Pondok pesantren, lembaga Amil zakat dan lainnya yang sejenis, tatkala mereka datang dari rumah kerumah, dari Bus ke Bus, dari ATM ke ATM yang lain dengan meminta-minta sumbangan melalui serat dan amplop juga dapat dikategorikan PENGEMIS....... ? terserah dari sudut pandang mana yang dipakai.......

Kesimpulannya adalah, Fakta bahwa profesi pengemis adalah salah satu profesi yang lagi ngetren dan sangatlah mempunyai prospek bisnis yang menarik sekarang dan dimasa mendatang, tanpa modal yang cukup berarti yang penting kemauan dan sedikit pandai berakting dan tidak punya malu..... anda semua bisa jadi pengemis, TAPI SAYA TIDAK MENYARANKAN ANDA UNTUK MENGIKUTINYA Kecuali....... Memang sudah Kebangetan.......
Meski demikian pengemis masih diperlukan sebagai bagian dari keseimbangan Dunia.......



Baca Selengkapnya....

Senin, Mei 11, 2009

SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL

Pengendalian Internal merupakan suatu upaya melalui suatu alat-alat dan erangkat yang dikoordinasikan dalam perusahaan untuk menjaga keamanan harta kekayaan perusahaan, memeriksa ketelitian dan kebenaran penyajian data akuntansi, peningkatkan efisiensi dan efektivitas serta menjamin ditaatinya kebijakan Manajemen.

Pengendalian Intenal terletak pada keseluruhan proses dan kegiatan perusahaan yang melekat pada sistem dan prosedur operasional perusahan (SOP), Serta Peraturan Perundangan yang berlaku.

Untuk menjamin tujuan Pengendalian Internal tercapai, maka harus memenuhi Unsur-

Unsur SPI antara Lain :

1. Adanya Struktur Organisasi yang Memisahkan TanggungJawab Fungsional Secara Tegas.

2. Adanya Sistem Otorisasi dan Pencatatan Akuntansi yang Baik

3. Praktek – Praktek yang Sehat

4. Karyawan yang Kompeten

Untuk Kepentingan Pemeriksaan & Penilaian atas evektifitas Sistem Pengendalian Internal, maka Struktur Pengendalian Internal dapat dijabarkan sbb. :

1. Lingkungan Pengendalian

2. Sistem Akuntansi

3. Prosedur Pengendalian

LINGKUNGAN PENGENDALIAN

Merupakan gabungan dari beberapa faktor internal & ekternal yang dapat memperkuat dan atau memperlemah efektivitas kebijakan & prosedur tertentu Meliputi :

  1. Filosofi & gaya operasi manajemen,
  2. Struktur organisasi yang mendukung pengendalian,
  3. Adanya komite audit internal & Respon terhadap gejala ketidak beresan.
  4. Metode Pemberian Wewenang & Tanggung Jawab
  5. Metode Pengendalian Manajemen
  6. Peraturan & Pemeriksaan dari pihak-2 Eksternal (Pemerintah / lembaga independen)

SISTEM AKUNTANSI

Sistem Akuntansi meliputi suatu proses dalam pengidentifikasian, pengelompokan, pencatatan dan analisis bukti transaksi kedalam suatu laporan Keuangan secara cermat, cepat dan efisien. Meliputi kegiatan-2 :

  1. Mengidentifikasi & Mencatat semua Transaksi yang Sah
  2. Menggambarkan dan mencatat transaksi secara tepat waktu dan cukup rinci sbg dasar penyusunan Laporan Keuangan
  3. Menentukan Periode Pencatatan Akuntansi dan Cat Off tanggal Neraca
  4. Menyiapkan dengan semestinya Transaksi dan Pengungkapannya dalam Laporan Keuangan

Sistem Akuntansi HArus Diciptakan dan didesain dengan mempertimbangkan aspek “ AMAN” ; “CEPAT” ; “MURAH”

PROSEDUR PENGENDALIAN

Prosedur Pengendalian adalah pelengkap dari kedua Struktur sebelumnya yaitu Lingkungan Pengendalian dan Sistem Akuntansi yang akan memastikan bahwa kegiatan-kegiatan pengendalian akan tercapai sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Prosedur pengendalian dapat diintegrasikan kedalam kedua Struktur diatas dan terkait dengan :

1. Otorisasi yang tepat dan semestinya terhadap serangkaian kegiatan Operasional

2. Perancangan Formulir yang memenuhi unsur-unsur pengendalian

3. Format dan Periode Pelaporan masing-masing satuan Kerja

4. Pengamanan yang cukup atas Akses Aktiva Perusahaan

5. Pengecekan secara cermat atas prosesing data transaksi

6. Inspeksi secara mendadak terhadap beberapa pos kegiatan

7. Rekruitment SDM yang sesuai Kualifikasi yang dibutuhkan dan pembinaan scr berkala.

Download File Presentasi Disini

Baca Selengkapnya....

Jumat, April 24, 2009

PANDUAN PSIKOTEST

Bagi teman-teman yang akan atau sedang mencari pekerjaan atau sedang ingin mencoba peruntungan untuk pindah kerja, pastilah dalam serangkain tes penerimaan akan menemui ujian psikotest...... Ujian ini gampang-gampang susah... yang menjadi penentu apakah kita sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan atau tidak. Tidak sedikit para peserta tes penerimaan pegawai gagal di sesi psikotest.
Berikut ini contoh soal-soal psikotes yang dapat saudara pelajari sebagai bahan latihan menghadapi ujian psikotest....

Baca Selengkapnya....

Senin, Maret 16, 2009

STRES MASSAL


Kurang beberapa hari lagi pemilu ligeslatip segera dilaksanakan. Tanggal 9 April adalah titik yang rawan dan menentukan ribuan nasip para calon Legislatip baik tinggkat Pusat, Propinsi dan Kota/Kab. Dampak dari keputusan MK yang menetapkan suara terbanyak sebagai pemenang mendorong para caleg berlomba-lomba mempublikasikan dirinya dengan berbagai cara, baik melalui cara klasih pasang sepanduk, baner, baloho, selebaran sampai dengan membuat blog / web di internet. Belum lagi setting kegiatan yang seabreg pengajian, kerja bakti, arisan, jalan sehat dll, yang dulu tidak pernah sama sekali dilakukan.
Entah sudah berapa uang yang terserap untuk kegiatan tersebut, kalau menurut prediksi Saya, rata-rata caleg paling sedikit menghabiskan dana 20 jutaan s/d dengan 100 san juta. Iranisnya dana-dana tersebut tidak semuanya dana pribadi, melainkan dana hasil hutang atau dari hasil menjual/menggadaikan Asset.

POTENSI STRESS MASAL
Inilah yang aku khawatirkan, semangat yang luar biasa dan harapan untuk dapat menjadi orang terhormat "Wakil Rakyat" sangat mengakar pada masing-masing Caleg, ibaratnya, mereka telah mengeluarkan semua strategi, tenaga dan senjata untuk memenangkan pertarungan. Pertarungan menuju Kursi Dewan Yang Terhormat, dengan segala fasilitas dan kesempatan untuk dapat mengabdi kepada rakyat dan kesempatan untuk dapat "menghabiskan uang Rakyat"
Tapi sayang, tidak semua ribuan Calon akan mulus masuk ke gedung Parlemen, hanya 0,1 persennya yang akan keluar sebagai pemenang. Trus sirnalah semua harapan, angan-angan dan impian. Yang tinggal hanyalah sisa-sisa tenaga dan tinggalan hutang yang menumpuk. Mampukah para caleg tersebut menerima kenyataan pahit.... ? semoga saja. Akan tetapi kalau itu tidak bisa, prediksi saya adalah sebentar lagi akan ada banyak orang stress alias Gila.......

Baca Selengkapnya....

GRATIS PENYIMPANAN FILE DI INTERNET